Showing posts with label wisata kuliner bandung. Show all posts
Showing posts with label wisata kuliner bandung. Show all posts

Dessert Enak The Valley Bistro Café di Bandung

Wisata kuliner Bandung itu memang asiknya untuk belanja atau mengunjungi objek wisata. Suasana di Bandung terbilang sejuk dan tak jarang membuat siapa saja yang berada di kota ini mudah lapar. Apalagi Kota yang dijuluki sebagai Kota Kembang tersebut memiliki banyak tempat makan mulai dari skala kecil di kaki lima hingga skala besar di restoran. Bahkan, semakin tempat tersebut mengarah ke dataran tinggi, suasananya akan semakin dingin dan nyaman untuk menyantap aneka makanan.

Salah satu tempat yang dapat dikatakan menarik dan menghadirkan beragama keunikan di Kota Bandung adalah kawasan Dago. Misalkan saja di Jalan Lembah Pakar Timur No.28 Dago Pakar, Bandung yang menghadirkan satu tempat menarik yang patut didatangi dan dicoba makanannya. Restoran ini cukup strategis karena berada di kawasan resort perbukitan Dago. Inilah The Valley Bistro Café, sebuah tempat di mana OpenRicers dapat mengadakan berbagai acara di sini, seperti makan siang bisnis, gathering perusahaan, reuni atau juga resepsi pernikahan. Ruangannya cukup luas dan cantik yang dapat memuat lebih dari 100 meja, suasananya nyaman dan sejuk, apalagi kala malam menjelang dan lampu temaram membuat suasana terasa romantis. OpenRicers akan betah berada di tempat ini.



Tak hanya lokasi dan interiornya yang membuat Anda nyaman, tetapi juga aneka hidangan yang disajikan. The Valley Bistro Café menawarkan makanan ala internasional, baik hidangan Asia maupun Barat yang enak dan sudah tidak asing di masyarakat. Meski demikian, satu hal yang dapat diacungi jempol adalah menu penutupnya atau disebut juga dessert. Pilihan menunya cukup banyak tetapi yang cukup menarik adalah Poffertjes dan Waffle with Ice Cream Chocolate. Makanan ringan ini juga menjadi favorit di café tersebut.

Poffertjes misalnya, berisikan empat buah berbentuk bola yang cukup besar dengan siraman saus vanila dan diberi castor sugar di atasnya. Adonannya cukup manis dan enak dan disajikan selagi masih hangat sebagai hidangan sore OpenRicers. Sedangkan untuk Waffle, adonannya pas dan tidak keras, susunya terasa dan ada es krim cokelat di tengahnya yang rasanya juga manis. Penampilan Waffle tersebut juga bertambah enak dengan paduan whipped cream. Keduanya pas disantap saat udara semilir atau cuaca sedang hujan.


OpenRicers dapat mengajak keluarga, pasangan atau teman untuk sama-sama menikmati sajian tersebut di tempat yang nyaman. The Valley Bandung bisa jadi wisata kuliner Bandung yang oke dan seru.    

Kedai Roti Legendaris di Bandung

Jika Anda bosan dengan menu sarapan yang itu-itu saja, misalnya bubur atau nasi, cobalah menikmati sarapan roti. Bukannya ingin dikatakan kebarat-baratan, tetapi roti sudah menjadi salah satu menu yang mudah didapatkan dan disantap untuk sarapan. Apalagi, untuk jenis roti gandum, pastinya cocok bagi Anda yang sedang diet. Namun, ada juga sebagian orang yang tidak menyukai roti gandum tersebut dengan berbagai alasan.

OpenRicers yang suka roti gandum tentu senang dapat menemukan dan menikmati roti tersebut, tetapi bagaimana dengan sebagian orang yang tidak suka? Jawaban tersebut akan Anda temukan ketika Anda bergerak ke Jalan Gempol Wetan No.14 Bandung, di mana Anda akan menemukan Kedai Roti Gempol. Mungkin untuk yang baru pertama kali akan kesulitan menemukannya, lokasinya di antara Total Buah Segar di Jalan Sultan Agung dan Jalan Bahureksa. Apabila Anda melalui kawasan Dago, Jalan Gempol tersebut terlatak sebelum belokan Jalan Bahureksa menuju Jonas Photo Riau yang ditandai dengan Masjid Gempol di pengkolan jalan.  



Ngomong-ngomong, apa yang membuat kedai roti ini begitu istimewa? Nah, sebelum lebih jauh mengenai kedai tersebut, daerah Gempol ini terkenal dengan tempat yang menawarkan banyak menu sarapan. Pertama kali mendapati Jalan Gempol, akan terlihat tulisan Kupat Tahu Gempol dan melewati Sate Gempol yang sangat ramai pengunjung. Kembali ke Kedai Roti Gempol, OpenRicers tidak akan menyangka tempatnya bersih, rapi dan asik untuk tempat nongkrong, di mana kursi dan meja yang tersedia ditata layaknya sebuah kafe pada umumnya. Meski berlokasi di gang kecil Jalan Gempol Wetan, kedai ini tidak jauh berbeda dengan rumah penduduk dan telah berdiri sejak tahun 1958, wow! Inilah salah satu tujuan wisata kuliner Bandung yang patut Anda kunjungi dan nikmati.

Selain tempat yang asik, kedai roti ini juga terkenal dengan roti gandum porsi besar. Eits, Anda tidak perlu khawatir tidak dapat menghabiskannya. Nikmati sensasinya pada gigitan pertama, di mana roti tersebut dicolekkan ke saos sambal 135 khas kedai ini, maka Anda tidak bisa berhenti mengunyah. Kualitas rotinya memang berbeda dengan roti pada umumnya. Rasanya pun tidak kalah dengan toko roti terkenal sekaliber Breadtalk Indonesia di Jakarta dan Dapur Cokelat sekalipun. Roti Gempol ini tidak butuh sentuhan keju atau mayonaise yang banyak untuk mendapatkan rasa yang pas.


Makan roti gandum sebagai sarapan adalah pilihan tepat untuk Anda. Apalagi sambil melihat tempat pembuatan roti secara langsung yang berada di sebelah kedai tersebut. Aroma roti pun kian menusuk ke hidung Anda dan pemandangan para pekerja yang sibuk dengan tugas masing-masing dalam memanggang dan menyiapkan adonan roti menjadikan Roti Gempol begitu unik dan istimewa. Pilihan yang tepat jika OpenRicers memesan teh hangat dan addict tea yang merupakan minuman favorit di kedai ini. Sarapan Anda akan semakin menyenangkan dengan harga yang cukup terjangkau berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000. Kedai Roti gempol beroperasi mulai pukul 6.00-21.00 WIB.

Wisata Kuliner di Bandung Donwoori

Ternyata demam Korea tidak hanya pada musik K-pop, tetapi juga pada makanannya. Masyarakat Indonesia sudah banyak yang suka dengan kuliner Korea terutama para penggemar Korea. Pengaruh tersebut juga dirasakan oleh warga Bandung dengan maraknya kehadiran restoran Korea. Hmm, OpenRicers tidak perlu khawatir dengan berbagai pilihan tersebut sebab ada Donwoori yang menawarkan beragam menu dan tempat yang asik buat Anda.

Pelafalan Donwoori persis dengan “Don’t Worry” tetapi berbeda artinya. Donwoori terletak di Jalan Lombok No.53 Bandung, tepatnya di belakang KFC Indonesia Jalan Riau. Dari luar, restoran ini dapat ditandai dengan warna biru dan putih, serta tulisan Donwoori yang besar dengan aksen warna biru juga. Penampilannya mungkin biasa saja, tetapi saat Anda masuk ke bagian dalamnya, Anda akan mengetahui kalau Donwoori adalah restoran dengan menu andalannya sahbu dan suki. Tempatnya cukup besar dan dapat digunakan untuk acara keluarga atau gathering. Dekorasinya juga keren dengan dominasi warna putih biru yang akan membuat OpenRicers langsung mengambil kamera dan bernasis ria dalam jepretan kamera tersebut. Jadi, tempat ini memungkinkan OpenRicers untuk selfie menggunakan tongkat narsis (tongsis).



Apabila Anda datang ke restoran ini sendirian dan tidak ingin mencicipi shabu atau suki dengan porsi yang banyak, Anda dapat memilih menu Chicken Wings dan Bulkabi Chicken Wings dalam berbagai rasa sebagai rekomendasi. Bingung? OpenRicers dapat memesan Can Decide yakni chicken wings berbentuk orang dengan latar ungu, tepung yang tebal dan diberi bumbu. Sedangkan Bulkalbi Chicken Wings punya rasa yang manis dengan tingkat kematangan yang pas, tidak terlalu mentah dan matang. Jadi, bagi OpenRicers yang suka makanan manis, ini menjadi menu yang pas untuk Anda.


Satu lagi yang menarik dalam merayakan International Eggday, Donwoori menyajikan hidangan telur istimewa seperti Kirancim yang merupakan telur kukus ala Korea selama periode 14-19 Oktober 2014. Kirancim dan Greenlight Apple ditawarkan hanya Rp50.000 untuk pengunjung Donwoori selama masa periode tersebut. Selamat menikmati wisata kuliner di Bandung ala Korea ini...

5 Restoran Steak Favorit di Bandung

Bandung memang selalu kaya akan tempat jajan. Rasanya hampir semua jenis makanan bisa ditemui disini. Dari restoran di bandung yang mewah hingga kaki lima, semua menawarkan menu-menu yang menggugah selera ni Open Ricers! Salah satu menu yang terbilang laris peminat adalah menu steak. Menu ala western ini dijajakan mulai dari warung tenda hingga resto. Berikut Open Rice merangkum 5 tempat favorit dimana Open Ricers bisa menikmati steak yang enak dan juga bersahabat dikantong.

1. SUIS BUTCHER
Jl. Riau No. 201, Bandung
(022) 2035756
Rp 15.000 - Rp 65.000

Pecinta steak di Bandung pasti sudah hapal dengan resto legendaris satu ini. Disebut-sebut sebagai restoran steak legendaris di Kota Kembang. Suis Butcher yang berdiri sejak awal tahun 90'an ini selalu masuk top list tempat wajib icip jika Open Ricers berkunjung ke Bandug dan merupakan resto yang menawarkan menu varian steak yang lengkap banget!. Open Ricers bisa memilihi menu steak sesuai dengan jenis daging favorit kalian, ada Tenderloin, Sirloin, T-Bone, Chicken, ataupun Lamb Chop. Bagi yang ingin menikmati lightmeals, Suis Butcher juga menyediakan menu salad, soup, pasta, dan burger. Katanya sih! Tenderloin Steak Medium Well itu menu wajib coba kalau ke Suis Butcher. Dagingnya yang terasa juicy dan pasti dari sapi berkualitas. Disempurnakan dengan rasa Pepper Sauce yang spicy, dan dilengkapi dengan sayuran dan pilihan side dish potato. Open Ricers bisa memilih mashed potato atau kentang goreng.

2. ABUBA STEAK
Jl. Prabu Dumuntur No. 12, Bandung
(022) 4233290
Rp 35.000 - Rp 150.000



Berawal dari usaha warung tenda di Jakarta, kini Abuba Steak menegaskan eksistensinya dengan hadir dalam konsep resto. Cabangnya sudah ada di beberapa kota, salah satunya Bandung. Meskipun punya cabang dimana-mana kualitas rasa dan bahan pastinya terjaga. Variasi wisata kuliner di Abuba cabang Bandung lebih beragam. Abuba Steak Bandung menghadirkan varian menu steak lokal dengan ukuran yang lebih kecil (125 - 150 gr). Salah satu rekomendasi yang bisa OpenRicers coba adalah Tenderloin Steak. Steak yang menggunakan daging sapi has dalam, tanpa lemak yang disajikan lengkap dengan salad dan pilihan side dish (mashed potato atau french fries). Yummy!

3. Cikawao Steak
Jl. Cikawao No. 41B, Bandung
Rp 25.000 - Rp 45.000

Steak yang satu ini juga salah satu kedai steak yang dibilang legendaris di daerah Bandung. Kedai steak sederhana ini juga pada awalnya merupakan usaha warung tenda. Menu di Cikawao Steak cukup beragam dan terlihat standar namun, jangan ragukan rasa yang mereka tawarkan. Bila sudah berkunjung sekali kesini pasti Open Ricers ingin berkunjung lagi. Menu yang bisa dicoba salah satunya adalah New Yorker Steak, steak daging sapi tanpa lemak yang di grill dan diberi topping telur mata sapi ini disajikan bersama brown sauce juga lengkap dengan kentang goreng dan sayuran.

4. Waroeng Steak & Shake
Jl.  Lombok No.55, Bandung
085725752892
RP 25.000 - RP 45.000

Terkenal dengan harganya yang bersahabat, Waroeng Steak & Shake juga menjadi salah satu tempat menikmati steak terfavorit di Bandung. Harga yang murah meriah dan hidangan yang enak menjadi daya tarik mengapa steak Waroeng begitu terkenal di kalangan mahasiswa. Waroeng Steak juga mempunyai beragam menu yang lezat. Menu steak tepung menjadi menu favorit disini. Open Ricers bisa memilih daging kesukaan apakah sirloin, tenderloin, atau ayam. Disajikan di hotplate dengan brown sauce khas Waroeng, juga lengkap dengan sayuran dan kentang goreng wedges. So Yummy! Kalau kurang dengan satu potong steak, tersedia juga tuh porsi double.

5. Obonk Steak
Jl. Dipati Ukur No. 83, Bandung
(022)2533826
Rp 25.000 - Rp 45.000


Kedai steak yang satu ini juga terkenal dengan harga yang bersahabat dengan kantong mahasiswa. Berada di lokasi yang strategis bagi kaum mahasiswa, steak ini laris menjadi salah satu tempat dimana bisa menikmati salah satu wisata kuliner Bandung dengan harga terjangkau. Walau begitu, menu varian steak nya juga tidak bisa diabaikan begitu saja. Obonk menawarkan beragam steak dengan bahan utama daging sapi, ayam, udang, dan cumi. Soal rasa? boleh diadu. Salah satu steak favorit pengunjung adalan Sirloin Steak dengan BBQ sauce. Daging sirloin yang juicy sangat pas dipadukan dengan saus barbeque yang spicy. Penyajiannya pun lengkap dengan sayuran dan kentang goreng.

Wisata Kuliner Bandung: Warung Sangrai

Mendengar kata puyuh, terbayang akan telur berbentuk lonjong dan ukurannya kecil. Ternyata, puyuh tersebut merupakan hewan pedaging dengan protein tinggi dan berkolesterol rendah, sehingga menyehatkan tubuh. Khasiat puyuh tersebut menginspirasi Warung Sangrai di Bandung untuk menyediakan aneka makanan dari puyuh yang enak, dan menjadi salah satu wisata kuliner Bandung yang popular.

Burung puyuh ala Warung Sangrai ini diolah dalam beberapa varian, seperti puyuh cabe garam, puyuh original, puyuh rawit, puyuh crispy dan puyuh gocap (goreng kecap). Puyuh yang digunakan juga jenis lokal berbobot 120 gram per ekor, sedangkan puyuh Prancis memiliki berat 200 gram per ekor. Puyuh tersebut disajikan tanpa diungkep terlebih dahulu, tetapi direndam dengan berbagai bumbu rempah, sehingga dagingnya gurih dan bagus. Setelah itu, daging digoreng sebentar, sekitar 30 detik hingga 1,5 menit dengan suhu 100 derajat Celcius. Lalu diangkat dan ditiriskan. Warung Sangrai juga terkenal dengan tidak banyak mengandung minyak, sehingga lebih sehat.



Pada dasarnya burung puyuh tidak terlalu besar, jadi tidak sulit untuk memakannya. Bahkan, OpenRicers bisa ketagihan wisata kuliner yang satu ini. Untuk menu original disajikan hanya disangrai begitu saja. sedangkan puyuh gocap disangrai dengan racikan kecap. Hal lain yang boleh dicoba adalah dicocol dengan sambal khas yang pedas. Bagi Anda penikmat pedas, menu puyuh rawit dan cabai garam bisa jadi pilihan. Rasa pedas gurihnya nempel saat digigit karena cabai rawit yang digunakan adalah jenis rawit hijau dan domba. Terbayang kan pedasnya. Namun, tidak perlu khawatir kepedasan sebab Warung Sangrai juga menyediakan aneka makanan penutup yang enak dan patut dicoba. Sebut saja Pisang Bakar Milo yang manis bersama dengan milo. Rasa pedas pun akan perlahan hilang. Tidak percaya? Datang dan nikmati sensasinya di Warung Sangrai yang buka setiap hari dari pukul 9.00-21.30 WIB. Sedangkan untuk akhir pekan lebih lama dibuka hingga pukul 22.00 WIB.

Sajian tradisional begitu kental di Warung Sangrai, maka tak lengkap jika menyajikan daging burung tanpa sarang yang disebut juga bahan pelengkap berupa tahu goreng, tempe kriuk, kol goreng, dan lalapan sayur. Sajian ini dapat disantap secara tradisional tanpa sendok dan garpu. Oleh karena itu, Warung Sangrai pun mengambil tagline ‘Orang Indonesia Asli Makan Pakai Tangan’. Terlepas dari filosofi apa yang terkandung di dalamnya, makan daging puyuh memang makin enak jika menggunakan tangan, sehingga bumbu-bumbunya pun bisa terasa.

Meski menggunakan kata warung dan tradisional, tetapi pengunjung akan betah berlama-lama di tempat ini. Apalagi dilengkapi dengan fasilitas WiFi, sehingga pengunjung bisa santai berselancar dengan internet. Harganya pun terjangkau berkisar Rp23.000-Rp25.000 per porsi. Namun, untuk puyuh Prancis harganya dibandrol Rp6.000 lebih mahal dari puyuh lokal yang didatangkan dari Yogyakarta.


Apabila OpenRicers berada di salah satu pusat factory outlet terbesar di Bandung, yaitu Heritage Factory Outlet, tidak berbeda dengan restoran lainnya, warung sangria memiliki kapasitas 60 orang. Sedangkan bagi Anda yang berada di daerah Cihampelas, dapat mengarah ke Jalan Cihampelas No.177, Bandung atau di sebelah SPBU dan sebelum SMAN 2 Bandung. Selamat menikmati.
 

Archive